Layan kereta kat Karnival Jualan Proton di Pantai Batu Burok pada 6 – 8 Februari 2014…

ImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImage

Advertisements

February 14, 2014 at 9:49 pm Leave a comment

Ayat Ruqyah…. penawar gangguan jin dan sihir

keepvid free download for windows 7

keepvid free download music

January 14, 2014 at 12:20 pm Leave a comment

Panduan mengecat

Mengecat seperti seni lukisan memerlukan teknik dan langkah yang betul bagi mendapatkan impak berkesan. Jika karya lukisan dikagumi kerana memaparkan estetika, dinding kediaman sesuai gaya penataan berupaya mengungkap karektor ruang sekali gus menyediakan suasana menarik untuk dihayati. Bagi mendapatkan hasil sempurna, empat langkah mengecat disediakanICI Dulux Colour Solutions berupaya membantu khasnya mengenai bagaimana dan di mana kerja-kerja mengecat perlu dimulakan. Empat langkah yang perlu di ambil kira jika mahukan hasil cat yang baik iaitu:
 
Bersihkan permukaan yang mahu dicat

Sebelum kerja mengecat dimulakan, pastikan permukaan mana-mana ruang sama ada di dalam dan luar kediaman dibersihkan terlebih dulu. Untuk kawasan luar rumah, biasanya akan ada masalah ruang atau dinding berkapur, berlumut atau ada sisa cat yang tertinggal atau cat merekah. Justeru, gunakan saja penyembur air berkuasa tinggi untuk membuang sisa atau kapur yang terlekat.

Boleh juga gunakan sudip untuk membuang sisa cat atau lumut yang terlekat. Bagi ruang dalaman rumah, penggunaan penyembur air berkuasa tinggi atau air yang banyak sudah tentu tidak sesuai kerana ia boleh membasahkan ruang berkenaan. Justeru, gunakan kain pengelap dan basahkan dengan sedikit air untuk membuang habuk atau kapur yang melekat di dinding.

Pilih peralatan yang berkualiti

Selepas permukaan dinding dibersihkan, maka kerja mengecat sudah boleh dilaksanakan. Namun, pemilihan peralatan mengecat perlulah berkualiti jika anda mahukan hasil yang baik. Untuk kerja mengecat, berus atau penggelek cat perlu berkualiti. Pastikan bulu berus cat tidak mudah tercabut kerana ia akan mengganggu kerja mengecat dan menghasilkan cat yang tidak rata.

Berus dan penggelek cat yang baik biasanya boleh dibasuh dan digunakan semula. Basuh menggunakan air biasa atau minyak mengikut jenis cat yang digunakan. Berus dan penggelek cat yang baik biasanya menggunakan bahan yang lembut bukannya keras.

Pilih cat yang sesuai

Gunakan cat untuk luar rumah hanya untuk kawasan berkenaan saja. Cat luar kediaman biasanya boleh juga digunakan untuk ruang dalaman kediaman. Namun, cat untuk dalaman rumah tidak boleh digunakan di luar kediaman. Baca label pada tin sebelum memilih cat. Cat ada beberapa jenis mengikut kandungan dan kesesuaian serta material yang digunakan. Jangan gunakan cat untuk besi bagi permukaan berasaskan kayu begitu juga sebaliknya.

Waktu mengecat

Kerja mengecat sebenarnya tidak boleh dilakukan sesuka hati saja. Untuk mendapatkan hasil yang baik beberapa perkara perlu di ambil kira terutama jika kerja mengecat membabitkan kawasan di luar kediaman. Waktu yang paling sesuai untuk mengecat luar kediaman adalah pada waktu pagi dan petang iaitu ketika matahari tidak terik. Ini kerana sesetengah cat cepat kering dan tidak digalakkan mengecat pada waktu panas terik kerana ia memberi tindakan kimia kepada cat yang digunakan. Apabila cat cepat kering akan menyebabkan cat merekah. Elakkan mengecat pada waktu hujan kerana ia menyebabkan cat hilang.

Tip: Langkah kerja mengecat

  • Siling – Amalkan mengecat bahagian siling dulu bagi mengelakkan cat menitis terus ke atas permukaan lantai dan dinding.
  • Dinding – Cat sempadan dulu selanjutnya menghala ke bawah. Sentiasa mulakan dengan mengecat tingkap terletak di hujung bilik dan jauh dari sumber cahaya bagi memudahkan anda melihat bahagian kawasan yang sudah selesai dicat.
  • Tingkap dan pintu – Sebelum mula, lindungi bahagian yang tidak perlu dicat seperti engsel, tombol, selak dan sebagainya. Bagi tingkap, cat bahagian rangka dalamnya dulu baru diikuti bingkai serta rangka yang lain. Sementara, untuk pintu, cat mana-mana acuan dulu sebelum panel, segmen melintang dan menegak manakala tubir pintu dicat akhir sekali.
 

  • Lantai – Ia dicat selepas dinding dan bahagian lain kering sepenuhnya. Bagaimanapun, pastikan lantai dibersih terlebih dulu kerana partikel habuk dan butir pasir menjadikan cat dilihat menggerutu dan tidak rata.

Memilih Warna Cat Untuk Rumah Anda

Pada saat anda menatap sebuah rumah, hal pertama yang menarik perhatian anda adalah warna (color scheme) rumah tersebut, baru kemudian desain arsitektur bangunannya. Sebagai salah satu komponen utama dari sebuah rumah, warna juga membawa pengaruh baik buruknya kualitas rumah, desain rumah dan tampak bangunan yang menarik, dan karakter ruang yang berpengaruh terhadap kejiwaan penghuni rumah.

Penelitian membuktikan bahwa pemilihan warna rumah yang tepat mampu memberikan beberapa efek yang baik bagi penghuninya, menstimulasi, menenangkan, menenteramkan, menjernihkan, menyembuhkan kesehatan fisik dan kesehatan mental penghuni. Dengan pemilihan warna yang tepat, maka rumah dan juga ruangan-ruangan yang ada didalamnya dapat di setting untuk menjadi tempat dengan aneka macam fungsi.

Psikologis warna

Konon katanya, warna merupakan pelabuhan aman dan murah bagi tambatan kesehatan jiwa kita. Melalui eksplorasi warna, penghuni rumah dapat menciptakan karakter ruang yang tenang, tenteram, cerah, stimulasi penyembuhan, dan spiritual. Kini teknik terapi kesehatan dengan warna (color therapy) telah berkembang luas, mulai dari rumah sakit dan klinik kesehatan, yang sudah tidak didominasi warna putih lagi, hingga ke dalam ruang-ruang kamar pribadi.

Warna yang tepat dapat menciptakan suasana yang menenangkan, menstimulasi, menyejukkan atau memberi inspirasi bagi seluruh anggota keluarga. Dengan warna, penghuni rumah dapat membangun rumah sebagai tempat melarikan diri, mengungsi, atau sekadar menyendiri bermeditasi di tengah hiruk pikuk kehidupan kota metropolitan.

Kepekaan intuisi dalam memadukan keselarasan warna mulai dari pagar, genteng atap, tampak luar bangunan, dinding ruang dalam, pintu, jendela, plafon, perabotan (meja, kursi, lemari, dipan, sampai vas bunga atau ornamen patung), dan jenis tanaman (bunga, daun, dan buah) akan menyatukan atmosfer rumah secara keseluruhan. Perpaduan warna senada pada seluruh bagian dan isi rumah akan menghasilkan keharmonisan, baik untuk peningkatan kualitas kesehatan rumah maupun penghuninya.

Pemilihan warna harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi masing-masing ruang. Warna dingin gradasi hijau dan biru menciptakan efek menenangkan pada ruang kerja, ruang membaca, atau kamar tidur, sesuai untuk penghuni aktif yang perlu “didinginkan”. Warna cerah gradasi kuning, oranye, dan merah menstimulasi beraktivitas dinamis pada ruang keluarga, ruang bermain, ruang tamu, dapur, teras, dan carport, sesuai untuk penghuni pasif yang perlu “dirangsang”. Warna ungu yang bersifat menenangkan dapat menstimulasi penyembuhan emosional penghuni rumah, yang bisa digunakan pada ruang keluarga.

Warna-warna bumi (earth tones) seperti hijau daun, coklat tanah, merah bata, abu-abu pasir atau batu, ternyata kini lebih banyak diminati untuk menciptakan suasana yang mendekati alam. Pemilihan gradasi warna coklat tanah pada ruang tamu dan ruang keluarga, dengan warna gelap untuk lantai (simbol tanah/bumi), warna sedang pada dinding dan perabotan kursi, meja, dan lemari (simbol pepohonan, bukit, pegunungan), serta warna terang plafon (simbol langit) merupakan upaya menghadirkan dunia luar ke dalam rumah. Suasana alam yang tenang dan nyaman tersebut mampu menghilangkan stres.

Warna juga mampu menciptakan ruang yang sarat makna spiritual. Kekuatan unsur warna putih sebagai simbol kesucian dan kebeningan jiwa jika dipadukan dengan hijau dapat meningkatkan terapi penyembuhan spiritual. Gradasi biru sebagai simbol air (sumber kehidupan) juga dapat memberikan efek suasana tenang. Warna-warna tersebut biasa digunakan ruang bermeditasi diri, mulai dari ruang shalat, kamar tidur, hingga kamar mandi pribadi.

Tip mewarnai rumah

Spesifikasi fungsi ruang mensyaratkan pemilihan warna yang selaras dengan jenis kegiatan utama dan pemakai ruang tersebut. Pemilihan warna berkisar pada warna primer merah, kuning, dan biru, warna sekunder oranye, hijau, dan ungu, serta warna tersier yang merupakan percampuran warna-warna primer dan sekunder.

Pilihlah warna dengan tepat. Perpaduan warna-warni yang sesuai kepribadian penghuni mampu meningkatkan energi, kenyamanan dan kualitas kesehatan mental dan fisik penghuni. Bagi warga metropolitan yang setiap hari terjebak kemacetan dan tekanan pekerjaan, kehadiran warna begitu dibutuhkan untuk menghilangkan stres, depresi, frustrasi dan ketegangan di rumah.

Sebelum menentukan warna pilihan, pertimbangkanlah dahulu siapa yang akan menggunakan ruang tersebut, berapa usia rata-rata pengguna, dan bagaimana karakter umum masing- masing anggota keluarga. Sebagai contoh, kamar tidur utama orangtua, ruang kerja atau ruang tamu dapat memilih warna lembut dan dingin, sedangkan kamar tidur anak-anak, ruang bermain dan belajar, memanfaatkan warna terang yang cerah ceria. Untuk ruang keluarga, ruang makan, dan dapur merupakan perpaduan warna lembut dan hangat atau dapat pula memakai warna-warna bumi yang lebih netral.

Efek sumber cahaya alami maupun buatan terhadap tampilan warna perlu dipertimbangkan. Sinar matahari (warna-warni) atau sinar lampu (putih/kuning) terhadap warna akan menghasilkan efek warna yang berbeda-beda, pada pagi, siang, sore atau malam hari. Warna yang dipilih pun akan mempengaruhi kesan besar kecil ruang dan tampak bangunan. Warna gelap akan membuat ruang terasa terbatas cenderung menyempit. Sebaliknya warna terang memberi kesan lebih luas.

Tren warna bumi mulai banyak digunakan pada tampak bangunan rumah. Penonjolan kusen jendela dan pintu, serta atap carport kayu warna coklat di antara bidang coklat krem muda dipadu kekokohan kolom beton dan tembok pagar masif abu-abu, membuat rumah minimalis tampak harmonis dan kokoh. Sementara itu ada pula yang memakai perpaduan warna hijau lumut dan abu-abu membuat rumah tampak dingin dan teduh. Taman depan tampak mengimbangi unsur alami terhadap struktur bangunan rumah.

Aksen warna biasa digunakan sebagai titik fokus pandangan dalam suatu ruang. Warna yang dipilih merupakan warna kontras dari warna dominan di dalam ruangan tersebut. Jika sebuah ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan didominasi warna cerah merah marun, kuning gading atau oranye, maka aksen dapat memakai warna dingin hijau atau biru, begitu pula sebaliknya.

Warna oranye pada lantai, dinding dan perabotan, berpadu putih pada plafon, kusen pintu dan jendela, akan menghadirkan suasana senja (sunset) yang penuh kedamaian dan kesunyian yang memberikan efek menenangkan pada ruang keluarga atau kamar mandi.

Warna gradasi hijau sering digunakan untuk memperkuat kesan segar dan alami dalam rumah, terutama pada ruang tamu, ruang makan atau teras belakang. Hal ini dapat diperkuat dengan penataan taman depan dan atau taman belakang dengan aneka tanaman bunga berwarna senada, serta peletakkan pot-pot tanaman yang tersebar sejak teras depan hingga ke pojok ruang servis.

Pemakaian warna merah, oranye, dan coklat pada ruang tamu, ruang kerja atau ruang keluarga, dapat menciptakan kesan romantis, eksotik, dan misterius yang memancing imajinatif siapa saja yang memasuki ruang tersebut. Pajangan bingkai foto keluarga atau momen istimewa lainnya, lukisan, dan tanda penghargaan pada dinding ruang tersebut akan mempertegas warna-warni kenangan perjalanan hidup penghuni rumah.

Perpaduan warna ceria merah, oranye, dan kuning, serta diselingi putih akan menghangatkan ruang dapur bersih (pantry) yang menyatu dengan ruang makan dan “mengundang” penghuni datang menyantap makanan bersama keluarga.

Jangan lupa hati-hati memilih cat yang tersedia di pasaran. Pilihlah cat dengan merek dagang jelas, berkualitas bagus, tidak mengandung bahan beracun (tertulis : free toxic, no added mercury) dan memiliki pilihan warna asli yang cukup banyak (bukan oplosan).

Bagi pengikut feng shui yang fanatik, pemakaian warna dalam mendekorasi rumah mensyaratkan batasan yang cukup ketat. Bagi yang moderat, mewarnai rumah merupakan wahana eksplorasi karakter kepribadian diri dan Anda pun bebas mengekspresikan gairah hidup sehat yang lebih baik dalam rumah. Selamat berkreasi.

 

Sumber

January 11, 2014 at 12:21 am Leave a comment

Dengarlah keluhan para guru

Dua minggu lagi cuti sekolah bermula.

Biasanya guru-guru cukup gembira dengan percutian ini kerana mereka mempunyai masa untuk berehat dan bercuti bersama keluarga.

Tapi kali ini kegembiraan tersebut suram kerana ramai dari mereka tertekan dengan sistem baru yang digunakan oleh Kementerian, iaitu Sistem Pentaksiran Berasaskan Sekolah (PBS).

Betul sistem ini diperkenalkan oleh Kementerian setelah beberapa kali mesyuarat diadakan.

Betul sistem ini diperkenalkan kerajaan setelah mengambil kira kebaikannya untuk guru, murid-murid dan sistem pendidikan negara.

Betul tujuan sistem ini baik untuk transformasi sistem pendidikan negara, iaitu “untuk menilai potensi murid dan kesediaan untuk belajar, selain menguji penguasaan dan pencapaian.”

Tetapi apakah sistem ini betul-betul baik untuk meningkatkan mutu pendidikan negara? Apakah sistem ini betul-betul boleh diterima oleh para guru? Pertanyaan ini perlu diteliti sebelum mendapat jawapannya.

Saya sudah mendengar lama rungutan para guru tentang hal in sejak ia mula dilaksanakan pada tahun 2011 di peringkat sekolah rendah dan pada tahun lepas bagi peringkat sekolah menengah.

Ada yang menulis secara peribadi meminta saya membangkitkan hal ini.

Tetapi saya diam sehinggalah saya dapati kelemahan pelaksanaan sistem ini semakin ketara.

Apa yang lemahnya dengan sistem ini?

Lemahnya bukanlah pada tujuannya yang baik:

(i) untuk menilai potensi murid,
(ii) memantau pertumbuhan dan membantu meningkatkan potensi murid; dan
(iii) membuat pelaporan bermakna tentang pembelajaran individu.

Tetapi lemahnya sistem ini adalah pada penggunaan sistem memasukkan datanya yang tidak boleh ‘comply’ dengan beban data semasa.

Sistem Pangkalan Data PBS Lemah Justeru lemahnya sistem data PBS ini, maka guru perlu memasukkan data pada waktu lewat malam.

Akibatnya, pada waktu pagi guru mengantuk menyebabkan mutu mengajar menjadi lemah, sekali gus menjejas mutu pengajaran dan pembelajaran.

Akibatnya, murid tidak mendapat pembelajaran yang sempurna kerana waktu guru dihabiskan pada tugas perkeranian, bukan pada tugas hakikinya. Ini kerana selain sibuk memasukkan data, guru juga sibuk mengemaskan rekod.

Aduh!!! Apa lagi? Guru juga terpaksa menyiapkan kerja-kerja PBS sendiri seperti membina instrumen soalan, menanda dan menyemak kertas soalan.

Selepas itu, guru perlu mengadakan aktiviti bilik darjah untuk menyelesaikan segala keperluan kurikulum dan kemahiran insaniah yang lain.

Guru kadang-kadang terpaksa lepaskan murid ke aras band yang lebih tinggi biarpun arasnya belum dicapai.

Selain itu, guru perlu mengurus fail pelajar yang mungkin mencecah angka ribu dan puluhan unit almari untuk penyimpanan fail berkenaan serta memasukkan ratusan band pelajar ke dalam sistem.

Bayangkan bagaimana susah dan tertekannya guru jika internet hang?

Bayangkan bagaimana lelahnya guru setelah disemak semula dalam sistem, data yang dimasukkan sebelum ini tidak ada dalam pangkalan?

Maka dari sinilah, guru selalu bertanya, siapakah yang membangunkan sistem ini?

Mengapa diberi kepada pembekal yang tidak berkelayakan untuk menyediakan sistem ini kepada sekolah dan guru?

Mengapa kerajaan boleh melaksanakan sistem ini dikala sistem ini masih belum mesra pengguna? Bilakah mutu sistem ini akan dipertingkatkan? Dan bermacam persoalan lagi.

Saya pernah menceritakan kelemahan sistem ini kepada kawan saya, seorang pegawai di PPD.

Beliau kata kepada saya guru yang merungut dengan sistem PBS ini adalah guru yang malas dan tidak ada semangat untuk berjaya dalam bidang keguruan.

Maka beliau pun mulalah bercerita kepada saya tentang kejayaan sistem ini di negara-negara lain.

Saya tidak nafikan kejayaan sistem ini di negara lain, tetapi saya katakan sistem di sini tidak mesra guru kerana sistemnya selalu ‘hanged’ sehingga menyebabkan guru tertekan.

Ada guru yang terpaksa bangun pada jam 3 pagi semata-mata untuk memasukkan data. Jadi kata saya, sistem PBS ini mungkin sesuai di negara lain, tapi belum tentu sesuai di negara kita.

Anggur yang sesuai ditanam di Perancis belum tentu sesuai ditanam di Cameron Highlands.

Akhirnya, setelah mendengar keluhan para guru sejak sistem ini diperkenalkan, saya cuma ingin katakan guru yang mengeluh bukan kerana mereka tidak ‘love teaching’. Tapi mereka mengeluh kerana sistem PBS ini membebankan dan tidak mesra pengguna.

Oleh itu, jika kerajaan mahu juga meneruskan penggunaan sistem ini, teruskanlah dengan membaiki dan meningkatkan sistemnya supaya para guru tidak lagi tertekan dengan sistem yang tidak mesra pengguna.

Tugas mengajar ini seronok dan mulia. Maka, jangan bebankan para guru dengan perkara yang tidak sepatutnya.

 

PROF MADYA DATUK DR MOHAMMAD AGUS YUSOFF
3 November 2013
 
Sumber 

November 5, 2013 at 12:01 pm Leave a comment

Kayuh Bukit

Image

Image

Image

Lama tak update blog….. sibuknya tidak juga…..

Pagi Jumaat 15/3/13…. kayuh seorang diri melalui Kedai Buluh, K. Trg….. di pertengahan jalan terserempak dengan geng kayuh bukit seramai 9 orang…. mereka mengajak ikut kayuh bukit bersama…. pada awalnya menolak kerana tak biasa tapi ikut setelah diajak berkali-kali dan kerana nak berkawan serta mencuba sesuatu yang baru…..

Laluan berbukit sejauh lebih kurang 8km begitu mencabar kerana kali pertama mungkin…. Melalui Kg Bukit Chendering > SMK Rusila > Lubuk Mandi > Bukit Kor > Bukit Payung…. sampai di rumah hampir 30km kayuhan tetapi terasa bagai 60km…. penat & letih…. wowwwwwwwwwww…………

March 17, 2013 at 6:28 pm Leave a comment

Rintihan Guru

SPPBS

November 9, 2012 at 9:36 pm Leave a comment

Kenyir…

29 – 31 Okt & 1 November 2012…. terpilih untuk menyertai Program Integrasi Pusat Kokurikulum (Lepasan PMR) 2012 bertempat di Pulau Petang, Tasik Kenyir. Jam 1100 (29/10) berkumpul di Empangan Hidroelektrik Sultan Mahmud, Jenagor, Kenyir. Jam 1330 bertolak ke destinasi menggunakan 5 buah houseboat termasuk boat katering. Perjalanan mengambil masa lebih dua jam memberikan pengalaman menikmati keindahan alam di tasik buatan manusia…. menakjubkan.

Sampai ke destinasi menjelang senja, Pulau Petang menyambut kami…. Rombongan disertai 118 pelajar lepasan PMR bersama 21 orang jurulatih. Petang Island Resort menyambut kami, tempat penginapan rasmi. Aku bersama dua rakan bertindak sebagai ajk dokumentasi… hanya merakam gambar setiap aktiviti yang diadakan….

Hari pertama aktiviti ice breaking atau pecah bendungan diadakan pada sebelah petang manakala sebelah malam taklimat dan ucaputama oleh pihak urusetia.

Hari kedua, aktiviti bermula dengan aktiviti Keyakinan Di Air, River Crossing & Kayak pada sebelah pagi manakala aktiviti permainan dinamika, raptai majlis perasmian pada waktu petang dan pada sebelah malamnya acara perasmian program. Perasmian disempurnakan oleh Ketua Sektor, Sektor Pengurusan Sekolah mewakili Pengarah Pelajaran Terengganu.

Hari ketiga diadakan lawatn ke Santuari Kelah, peluang yang amat berharga dan bermakna kerana dapat melihat sendiri ikan kelah di Tasik Kenyir walaupun perjalanan ke tempat tersebut agak memenatkan… 2 jam berjalan kaki melalui kawasan hutan bukit…. wowwww……

Pada sebelah petang hari ketiga diadakan latihan persembahan untuk majlis penutup….. Mengikut jadual asal, selepas lawatan ke Santuari Kelah, rombongan kami akan ke Air Terjun Lasir, air terjun yang terindah di sini tetapi terpaksa dibatalkan saat akhir kerana dikhuatiri dijangkiti wabak kencing tikus….. jika tidak kami akan bermalam di atas house boat di Air Terjun Lasir…..

Pada sebelah malamnya, kami kembali ke Petang Island untuk bermalam di atas boat dan menikmati persembahan pelajar di Petang Island Resort….

Hari terakhir…. bersiap untuk kembali ke daratan…. jam 0930 kami bertolak balik ke Jenagor….

Suatu pengalaman baru yang amat bermakna dan berharga…. antara kenangan yang tidak dapat dilupakan ialah terpaksa menaiki dan menuruni anak tangga berjumlah 130 semuanya untuk turun makan di atas bot katering…. amat menyiksakan……..

November 2, 2012 at 11:36 pm Leave a comment

Older Posts


September 2017
S M T W T F S
« Feb    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Blog Stats

  • 12,891 hits